Buatkan materi pengantar desain grafis. Buatkan konten berbasis profesional yang dapat dikonversi ke DOCX, Markdown, dan PDF.
Buatkan materi pengantar desain grafis. Buatkan konten berbasis profesional yang dapat dikonversi ke DOCX, Markdown, dan PDF.
Program PKK (Pendidikan Kecakapan Kerja) adalah program bantuan pemerintah yang bertujuan memberikan layanan pendidikan dan pelatihan keterampilan kepada masyarakat agar memiliki kompetensi kerja sesuai kebutuhan dunia kerja. Program ini umumnya diselenggarakan oleh lembaga kursus dan pelatihan (LKP), sanggar kegiatan belajar, maupun lembaga pendidikan nonformal lainnya yang bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri.
Program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga memastikan peserta memperoleh sertifikat kompetensi dan memiliki peluang untuk bekerja atau terserap di dunia kerja setelah menyelesaikan pelatihan.
Program PKK dirancang untuk menghasilkan tenaga kerja yang:
Pelatihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan industri saat ini.
Contoh:
Lembaga penyelenggara wajib menjalin kemitraan dengan perusahaan, industri, UMKM, atau dunia usaha.
Bentuk kerja sama:
Setiap peserta harus mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi yang berwenang.
Tujuan:
Output:
Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang lulus, tetapi juga dari jumlah lulusan yang bekerja.
Bentuk penyerapan:
Peserta memperoleh keterampilan praktis yang langsung dapat digunakan untuk bekerja.
Contoh:
Setiap peserta memperoleh kesempatan untuk membuktikan kompetensinya melalui proses sertifikasi.
Manfaat:
Lembaga penyelenggara harus memiliki mitra industri yang siap menerima lulusan.
Indikator keberhasilan:
Rekrutmen Peserta
│
▼
Pelatihan Keterampilan
│
▼
Praktik/Magang
│
▼
Uji Kompetensi
│
▼
Sertifikasi Kompetensi
│
▼
Penempatan Kerja
│
▼
Monitoring Penyerapan Kerja
| Indikator | Target |
|---|---|
| Peserta mengikuti pelatihan | 100% |
| Peserta menyelesaikan pelatihan | Tinggi |
| Peserta mengikuti uji kompetensi | 100% |
| Peserta lulus sertifikasi | Sesuai standar kompetensi |
| Lulusan bekerja | Menjadi indikator utama |
| Kerja sama industri | Aktif dan berkelanjutan |
Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) merupakan bantuan pemerintah yang berfokus pada peningkatan keterampilan kerja masyarakat melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi, dan penempatan kerja. Keberhasilan program diukur dari kemampuan lembaga menghasilkan lulusan yang kompeten, tersertifikasi, dan terserap di dunia kerja melalui kemitraan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri.
Bantuan Pemerintah Program PKW (Pendidikan Kecakapan Wirausaha) adalah layanan pendidikan kursus keterampilan yang bertujuan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, sikap, dan mental kewirausahaan kepada peserta didik. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kemampuan kreatif, inovatif, serta mengembangkan potensi diri peserta sebagai bekal untuk berwirausaha dengan pendampingan dari lembaga penyelenggara dan mitra usaha.
Program PKW berfokus pada pengembangan kemampuan berwirausaha serta menghasilkan barang atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Penyelenggaraan program dilakukan melalui kerja sama dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai mitra pembelajaran dan pengembangan usaha.
Peserta didik diperkenalkan dan diarahkan untuk memanfaatkan akses permodalan serta platform pemasaran digital guna mendukung pengembangan usahanya.
Peserta didik didorong untuk memulai usaha yang didampingi oleh lembaga penyelenggara dan mitra usaha agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Memberikan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan mental kewirausahaan kepada peserta didik melalui kegiatan kursus dan pelatihan.
Membantu peserta didik merintis usaha mandiri dengan bimbingan dan pendampingan dari lembaga penyelenggara dan mitra usaha.
Program PKW terbagi menjadi 3 (tiga) tipe bantuan, yaitu:
| Tipe | Kategori |
|---|---|
| Tipe A | Platinum |
| Tipe B | Gold |
| Tipe C | Silver |
Peserta didik memperoleh:
Peserta didik mampu merintis usaha secara mandiri dengan pendampingan dari lembaga penyelenggara dan mitra usaha.
Rekrutmen Peserta
│
▼
Pelatihan Kewirausahaan
│
▼
Produksi Barang/Jasa
│
▼
Pendampingan Usaha
│
▼
Akses Permodalan
│
▼
Pemasaran Digital
│
▼
Perintisan Usaha Mandiri
"Belajar Berwirausaha Hari Ini, Menjadi Pengusaha Sukses di Masa Depan."
Digital Talent Scholarship (DTS) 2026 – Kementerian Komunikasi dan Digital RI
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Akademi | Talenta Digital |
| Mitra Pelatihan | Swakelola |
| Tema Pelatihan | Intermediate Junior Graphic Designer |
| Durasi | 9 JP (1 JP = 45 menit) |
| Sertifikasi | Certificate of Completion DTS Komdigi dan Sertifikat Kompetensi BNSP Junior Graphic Designer (Opsional) |
| Metode | Online (Self-Paced Learning) melalui LMS Komdigi |
Pelatihan ini merupakan lanjutan dari materi desain grafis yang berfokus pada proses perancangan komunikasi visual mulai dari pengembangan konsep hingga produksi akhir. Peserta mempelajari analisis design brief, prinsip desain (komposisi, tipografi, warna), desain kemasan, desain media sosial, optimasi aset digital, penggunaan AI Generatif (AIGC), serta perlindungan kekayaan intelektual.
Peserta mampu menjadi Junior Graphic Designer yang:
| No | Modul | JP |
|---|---|---|
| 1 | Membuat Materi Siap Tayang/Produksi | 3 JP |
| 2 | Mempresentasikan Karya Desain | 4 JP |
| 3 | Menerapkan Perlindungan Kekayaan Intelektual | 2 JP |
| Total | 9 JP |
Durasi: 3 JP
Rasio Praktik : Teori = 65 : 35
Peserta mempelajari:
Materi meliputi:
Peserta mampu:
Kampanye produk ramah lingkungan "Green Life":
Durasi: 4 JP
Rasio Praktik : Teori = 75 : 25
Peserta mampu:
Presentasi desain kemasan premium "Chocokologi":
Durasi: 2 JP
Rasio Praktik : Teori = 50 : 50
Peserta mempelajari:
Peserta mampu:
Audit legalitas merek "KRIPIK KING"
Analisis terhadap:
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mampu:
✅ Membuat materi siap tayang dan siap produksi.
✅ Melakukan ekspor dan optimasi aset desain.
✅ Mempresentasikan karya desain kepada klien.
✅ Memanfaatkan AI Generatif secara etis dan profesional.
✅ Melindungi karya melalui hak kekayaan intelektual.
✅ Menjadi Junior Graphic Designer yang siap kerja di industri kreatif digital.
Total Durasi Pelatihan: 9 JP (405 menit)
Buatkan poster acara. Gunakan gambar logo terupload. Isi materi acara
Pembinaan Kewirausahaan untuk Kelompok Usaha Siswa (KUS)
Dalam rangka meningkatkan kompetensi kewirausahaan dan kemampuan pemasaran digital siswa SMA Double Track, kami mengundang Bapak/Ibu Guru Pendamping serta seluruh peserta Kelompok Usaha Siswa (KUS) untuk mengikuti webinar:
Tema
_"Digital Marketing Praktis untuk Meningkatkan Penjualan Produk Kelompok Usaha Siswa (KUS)"_
Narasumber: Ridwan Virgantara (Owner Elsa Mukena)
Hari/Tanggal: Sabtu, 06 Juni 2026
Waktu Pelaksanaan: 09.00 – 11.00 WIB
Link Zoom: https://intip.in/PraktekkewirausahaanDT
Tujuan Kegiatan
1. Memahami konsep dasar digital marketing.
2. Membuat konten promosi yang menarik.
3. Menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran.
4. Membuat akun bisnis sederhana.
5. Menyusun rencana promosi digital untuk usaha kelompok.
Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan partisipasinya, kami ucapkan terima kasih.
Panitia Program SMA Double Track