PROMPT LOMBA KEWIRAUSAHAAN KUS SMA DOUBLE TRACK
Tema Lomba
“Membangun Usaha Pertama dengan Modal 500K”
1. Identitas Peserta
Peserta lomba adalah KUS (Kelompok Usaha Siswa) Program SMA Double Track yang terdiri dari 3–6 siswa dalam satu kelompok.
Setiap kelompok ditantang untuk membangun dan menjalankan usaha pertama dengan memanfaatkan modal maksimal Rp500.000.
2. Tantangan Utama
“Jika kalian hanya memiliki modal Rp500.000, usaha apa yang akan kalian bangun, bagaimana cara menjualnya, dan bagaimana membuat modal tersebut berkembang?”
Peserta harus menunjukkan bahwa keterbatasan modal bukan hambatan untuk memulai usaha.
Kreativitas, kemampuan membaca peluang, kerja sama tim, inovasi produk, strategi pemasaran, dan kemampuan mengelola keuangan menjadi bagian penting dalam penilaian.
3. TUGAS PESERTA
Setiap KUS diminta membuat dan menjalankan sebuah usaha nyata dengan ketentuan:
Modal awal maksimal Rp500.000
Anggota kelompok 3–6 siswa
Produk/jasa harus memiliki nilai jual
Usaha dapat berupa produk makanan, minuman, fashion, kecantikan, kerajinan, multimedia, jasa, digital product, maupun bidang lain yang relevan
Produk/jasa harus dibuat atau dikelola sendiri oleh peserta
Memiliki target konsumen yang jelas
Memiliki strategi pemasaran
Melakukan pencatatan modal, biaya, penjualan, dan keuntungan
Memanfaatkan media digital sebagai bagian dari strategi promosi
Menunjukkan proses usaha dari ide → produksi → pemasaran → penjualan → evaluasi
4. PROMPT PENGEMBANGAN IDE USAHA
Gunakan pertanyaan berikut untuk mengembangkan konsep usaha:
A. Menemukan Peluang
Masalah atau kebutuhan apa yang ingin kalian selesaikan?
Siapa calon konsumen utama kalian?
Mengapa konsumen membutuhkan produk/jasa tersebut?
Apa peluang usaha yang kalian lihat di lingkungan sekitar?
Mengapa peluang tersebut layak dijadikan usaha?
B. Menentukan Produk/Jasa
Apa nama usaha kalian?
Apa produk atau jasa yang ditawarkan?
Apa keunikan atau keunggulan produk kalian?
Apa yang membedakan produk kalian dari pesaing?
Mengapa konsumen harus memilih produk kalian?
C. Strategi Modal Rp500.000
Bagaimana kalian membagi modal Rp500.000?
Berapa biaya bahan baku?
Berapa biaya produksi?
Berapa biaya kemasan?
Berapa biaya pemasaran?
Apakah ada biaya operasional lainnya?
Bagaimana cara menghemat modal tanpa mengurangi kualitas?
D. Menentukan Harga dan Keuntungan
Berapa biaya produksi setiap produk?
Berapa harga jual?
Berapa keuntungan dari setiap produk?
Berapa produk yang harus terjual agar modal kembali?
Apa target omzet dan keuntungan kalian?
E. Strategi Pemasaran
Siapa target pasar utama?
Bagaimana cara mendapatkan pelanggan pertama?
Media apa yang akan digunakan untuk promosi?
Bagaimana memanfaatkan WhatsApp, Instagram, TikTok, marketplace, atau media digital lainnya?
Konten promosi apa yang akan dibuat?
Bagaimana strategi agar pelanggan melakukan pembelian ulang?
F. Pembagian Tugas Tim
Siapa yang bertanggung jawab atas produksi?
Siapa yang menangani pemasaran?
Siapa yang menangani keuangan?
Siapa yang menangani pelayanan dan penjualan?
Bagaimana cara seluruh anggota berkontribusi dalam usaha?
5. MISI LOMBA
Setiap KUS harus menyelesaikan 5 Misi Utama:
MISI 1 — FIND
Temukan peluang usaha.
Identifikasi masalah, kebutuhan, atau tren yang dapat dijadikan peluang bisnis.
MISI 2 — CREATE
Buat produk atau layanan.
Wujudkan ide menjadi produk/jasa yang benar-benar dapat ditawarkan kepada konsumen.
MISI 3 — SELL
Dapatkan pelanggan pertama.
Lakukan pemasaran dan penjualan secara nyata.
MISI 4 — GROW
Kembangkan modal.
Buktikan bahwa modal Rp500.000 dapat menghasilkan omzet dan keuntungan.
MISI 5 — PITCH
Presentasikan usaha.
Ceritakan perjalanan usaha, strategi, hasil, tantangan, dan rencana pengembangannya di hadapan juri.
6. OUTPUT YANG WAJIB DIHASILKAN
Setiap kelompok mengumpulkan:
Profil KUS
Nama dan identitas usaha
Deskripsi produk/jasa
Analisis target konsumen
Keunggulan dan inovasi produk
Rencana penggunaan modal Rp500.000
Strategi pemasaran
Konten promosi digital
Catatan transaksi usaha
Laporan omzet dan keuntungan
Dokumentasi proses usaha
Video pitching usaha
Refleksi dan evaluasi usaha
Rencana pengembangan usaha setelah lomba
7. FORMAT PRESENTASI / BUSINESS PITCH
Setiap KUS mempresentasikan usahanya dengan alur:
1. Masalah
Masalah atau kebutuhan apa yang ditemukan?
2. Peluang
Mengapa masalah tersebut menjadi peluang usaha?
3. Solusi
Produk/jasa apa yang ditawarkan?
4. Target Pasar
Siapa konsumen yang dituju?
5. Produk
Apa keunggulan dan inovasinya?
6. Modal Rp500K
Bagaimana modal digunakan?
7. Marketing
Bagaimana cara mendapatkan pelanggan?
8. Sales
Berapa produk terjual dan berapa omzet yang diperoleh?
9. Profit
Berapa keuntungan yang dihasilkan?
10. Learning
Apa yang dipelajari selama menjalankan usaha?
11. Future
Bagaimana usaha akan dikembangkan setelah lomba?
8. KOMPONEN PENILAIAN
| Komponen | Bobot |
|---|---|
| Ide dan peluang usaha | 15% |
| Kreativitas & inovasi | 15% |
| Pemanfaatan modal Rp500K | 15% |
| Kualitas produk/jasa | 15% |
| Strategi pemasaran & digital marketing | 15% |
| Realisasi penjualan & keuntungan | 15% |
| Kerja sama tim & presentasi | 10% |
| Total | 100% |
9. KRITERIA USAHA YANG DIHARAPKAN
Usaha yang diikutkan dalam lomba diharapkan:
REAL
Benar-benar dibuat dan dijalankan oleh siswa.
KREATIF
Memiliki ide atau pendekatan yang menarik.
INOVATIF
Memiliki pembeda dibandingkan produk sejenis.
PROFITABLE
Memiliki potensi menghasilkan keuntungan.
DIGITAL
Memanfaatkan teknologi dan media digital.
SUSTAINABLE
Memiliki peluang untuk dilanjutkan setelah lomba.
IMPACTFUL
Memberikan manfaat bagi konsumen, lingkungan, atau masyarakat.
10. PERTANYAAN FINAL UNTUK PESERTA
Sebelum mengikuti lomba, setiap KUS harus mampu menjawab:
“Dengan modal hanya Rp500.000, apa yang bisa kalian ciptakan, siapa yang mau membeli, berapa keuntungan yang bisa kalian hasilkan, dan bagaimana kalian akan mengembangkan usaha tersebut menjadi bisnis yang lebih besar?”
Prinsip Utama Lomba
Bukan siapa yang memiliki modal paling besar yang menang.
Tetapi siapa yang paling kreatif mengubah modal kecil menjadi peluang, penjualan, keuntungan, dan pengalaman bisnis nyata.
Tagline
“Modal Kecil, Ide Besar, Usaha Nyata!”

