Dari Hobi Menjadi Rezeki: Kisah Salsabila Maharani, Alumni SMA Double Track yang Meniti Karier di Dunia Tata Rias
Pamekasan, Jawa Timur — Program SMA Double Track kembali menunjukkan dampaknya dalam membuka jalan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sekaligus mempersiapkan masa depan. Salah satu kisah inspiratif datang dari Salsabila Maharani, atau yang akrab disapa Rani, alumni SMAN 1 Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Rani merupakan peserta Program SMA Double Track bidang keterampilan Tata Rias pada tahun 2023–2024. Kini, di usia 21 tahun, keterampilan yang diperolehnya selama mengikuti program telah berkembang menjadi modal penting untuk bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan pendidikan.
“Ilmu dan skill adalah bekal, kemandirian adalah kunci, dan kerja keras adalah jalan menuju masa depan.”
Berawal dari Hobi dan Cita-Cita
Rani adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Ayahnya merupakan pensiunan PNS, sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Sebelum mengikuti SMA Double Track, Rani memiliki cita-cita menjadi train attendant di PT Kereta Api Indonesia.
Namun, keterbatasan dukungan untuk melanjutkan pendidikan membuat Rani perlu mencari alternatif untuk mempersiapkan masa depannya. Ketika mendapat kesempatan mengikuti Program SMA Double Track, ia memilih bidang Tata Rias karena sesuai dengan hobinya di bidang kecantikan sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi sumber penghasilan.
Bagi Rani, mengikuti program bukan sekadar mendapatkan keterampilan baru. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mandiri dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Belajar dari Praktik hingga Dunia Kerja
Selama mengikuti pelatihan, Rani mendapatkan pengalaman yang beragam. Salah satu materi yang paling berkesan baginya adalah merias wajah panggung, sementara praktik yang paling disukai adalah makeup karakter.
Pembelajaran tidak berhenti di ruang pelatihan. Rani juga memperoleh pengalaman magang di Mutiara Salon, serta mengikuti kegiatan sertifikasi dan seminar kecantikan yang diselenggarakan bersama Inez Cosmetic.
Peran guru dan instruktur juga menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Guru membantu siswa berkembang sesuai bakat dan hobinya, sementara instruktur memberikan pembelajaran secara bertahap, mulai dari proses hingga praktik.
Pengalaman tersebut bahkan membuka kepercayaan baru bagi Rani. Ia dipercaya mengikuti pelatihan Training of Trainer (TOT) sebanyak dua kali, sebuah pengalaman yang semakin memperkuat kemampuan dan kepercayaan dirinya.
Titik Balik Menuju Kemandirian
Menjelang kelulusan SMA, Rani mulai merasakan bahwa hidupnya sedang memasuki fase baru. Salah satu titik balik yang mendorongnya untuk lebih mandiri adalah ketika orang tuanya tidak lagi bekerja dan penghasilan keluarga menjadi terbatas.
Di tengah kondisi tersebut, keterampilan yang diperolehnya dari SMA Double Track mulai memberikan manfaat nyata. Bahkan sejak masih bersekolah, Rani sudah mulai memperoleh penghasilan dari keterampilan yang dimilikinya.
Baginya, pencapaian pertama bukan hanya tentang mendapatkan penghasilan, tetapi tentang menyadari bahwa keterampilan yang dipelajari dapat benar-benar digunakan ketika mencari pekerjaan maupun membangun usaha.
Menjalani Karier Sambil Kuliah
Setelah lulus SMA pada 2024, perjalanan Rani terus berkembang. Ia sempat bekerja di sebuah toko kosmetik, kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Madura.
Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Rani tetap mengembangkan keterampilan tata rias. Ia membuka jasa rias rumahan dan bekerja sebagai Assistant MUA (Makeup Artist) di Fajrinasy.MUA.
Perjalanan kariernya juga semakin beragam. Setelah lulus, Rani pernah bekerja di sebuah café selama tiga bulan, kemudian menjadi karyawan toko skincare dan kosmetik selama sekitar satu tahun. Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya sebagai Assistant MUA.
Kini, selain tetap mengembangkan kemampuan di bidang makeup, Rani juga mulai mencoba melamar pekerjaan di perusahaan FnB (Food and Beverage). Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keterampilan yang diperoleh melalui program vokasional dapat menjadi fondasi untuk memasuki berbagai dunia kerja.
Mengembangkan Usaha Rias
Tidak hanya bekerja, Rani juga mulai membangun jalur kewirausahaan melalui Rani Makeup Studio di Pamekasan.
Usaha tersebut menyediakan layanan jasa rias pengantin, wisuda, lamaran, makeup, dan kebutuhan rias lainnya. Seiring waktu, jumlah klien mulai bertambah dan kepercayaan pelanggan terhadap jasanya semakin berkembang.
Pengalaman mengikuti pelatihan TOT sebanyak dua kali juga menjadi modal tambahan. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pengalaman tersebut membantu Rani menjadi pribadi yang lebih percaya diri dalam berbagi pengetahuan dan mengembangkan profesinya.
Dampak Nyata SMA Double Track
Bagi Rani, manfaat SMA Double Track tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Program tersebut memberikan keterampilan yang kemudian dapat digunakan sebagai sumber penghasilan sekaligus menjadi bekal untuk membangun masa depan.
Beberapa perubahan yang ia rasakan antara lain:
Keterampilan tata rias dapat menjadi sumber penghasilan.
Lebih percaya diri dan mandiri dalam menentukan tujuan.
Mampu membuka usaha jasa rias sendiri.
Memiliki pengalaman kerja dan pengalaman berwirausaha.
Memiliki bekal untuk terus mengembangkan diri dan memasuki dunia kerja.
Kisah Rani memperlihatkan bahwa keterampilan vokasional dapat menjadi jembatan antara pendidikan dan kehidupan nyata. Bagi siswa SMA, keterampilan tersebut dapat menjadi alternatif ketika mereka belum dapat langsung melanjutkan pendidikan tinggi maupun ketika membutuhkan pengalaman untuk memasuki dunia kerja.
Mimpi yang Terus Berkembang
Perjalanan Rani belum berhenti. Ke depan, ia memiliki beberapa harapan, antara lain mengembangkan skill makeup secara lebih profesional, memiliki salon kecantikan sendiri, serta membantu orang tua dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Ia juga ingin terus belajar karena menyadari bahwa dunia kecantikan terus berkembang dan membutuhkan kemampuan yang selalu diperbarui.
Kepada adik-adik kelas yang masih mengikuti pendidikan, Rani berpesan:
“Manfaatkan kesempatan sebaik mungkin. Belajarlah sungguh-sungguh, karena keterampilan adalah investasi masa depan yang tidak akan pernah sia-sia.”
Perjalanan Salsabila Maharani menjadi bukti bahwa sebuah keterampilan yang awalnya hanya berasal dari hobi dapat berkembang menjadi profesi, sumber penghasilan, bahkan jalan menuju kemandirian.
SMA Double Track bukan hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa untuk mengenali potensi, membangun kepercayaan diri, dan menciptakan masa depan.
Keterampilan adalah kunci, kemandirian adalah tujuan, dan SMA Double Track adalah jalan.
