PROMPT DESAIN DASHBOARD MAJALAH — DOUBLE TRACK KABUPATEN TUBAN
Buat sebuah dashboard editorial premium untuk majalah berdasarkan 100% data yang terdapat dalam file Tuban.xlsx yang telah diunggah.
ATURAN UTAMA DATA
JANGAN mengubah, mengarang, mengoreksi, menghapus, atau mengganti data asli dari file.
Gunakan data persis sebagaimana terdapat pada file Tuban.xlsx.
Jangan mengubah nama sekolah.
Jangan mengubah angka.
Jangan mengubah nilai transaksi.
Jangan mengubah nama program/keterampilan.
Jangan mengubah kategori IKU.
Jangan membuat data baru.
Jangan melakukan asumsi terhadap data yang kosong.
Nilai kosong tetap dianggap kosong.
Jangan mengganti nilai "Sangat Baik", "Baik", "Cukup", atau "Kurang".
Jangan melakukan normalisasi angka yang menyebabkan makna data berubah.
URL foto, video, website, media sosial, PDF, dan dokumentasi tetap berasal dari data asli.
Jika terdapat data yang tampak tidak lazim, tampilkan sesuai sumber, bukan diperbaiki secara manual.
Dashboard harus berfungsi sebagai visualisasi editorial, bukan sebagai sistem pengolahan atau perubahan data.
KONSEP VISUAL
Tema:
"DOUBLE TRACK TUBAN — Dari Keterampilan Menjadi Kemandirian"
Gaya desain:
Editorial magazine premium.
Modern.
Informatif.
Elegan.
Berbasis data.
Inspiratif.
Cocok untuk majalah pendidikan/profil program.
Nuansa seperti National Geographic + Harvard Business Review + Monocle.
Gunakan whitespace yang cukup.
Gunakan tipografi modern dan kuat.
Hindari tampilan dashboard software yang terlalu teknis.
Jangan menggunakan terlalu banyak warna.
Gunakan palet profesional dengan dominasi navy / deep blue, putih, abu-abu muda, dengan aksen warna hangat untuk highlight.
Gunakan card dengan sudut sedikit rounded.
Gunakan ikon sederhana dan konsisten.
Hindari efek 3D berlebihan.
Hindari gradient yang terlalu mencolok.
Gunakan visualisasi data yang bersih dan mudah dibaca.
Format utama:
A4 Portrait / editorial magazine dashboard
Resolusi tinggi untuk kebutuhan cetak.
Dashboard harus terlihat seperti halaman khusus laporan visual Double Track Kabupaten Tuban dalam sebuah majalah profesional.
HEADER
Buat header besar:
DOUBLE TRACK TUBAN
Subjudul:
Potret Ekosistem Keterampilan, Kewirausahaan, dan Kemandirian Alumni
Tambahkan keterangan kecil:
Data Monitoring Program — Kabupaten Tuban
Gunakan foto sekolah/program dari kolom dokumentasi yang tersedia sebagai elemen visual pendukung jika memungkinkan.
SECTION 01 — TUBAN DALAM ANGKA
Buat bagian hero infographic dengan angka utama dari dataset.
Tampilkan KPI dalam bentuk typography besar:
Jumlah Sekolah
Jumlah Siswa
Jumlah Rombel
Jumlah KUS
Jumlah Total Alumni
Alumni Bekerja
Alumni Wirausaha
Target Transaksi
Realisasi Transaksi
Angka harus dihitung langsung dari data file, bukan ditulis secara manual jika dashboard bersifat interaktif.
Gunakan format angka Indonesia yang mudah dibaca.
Untuk nilai rupiah gunakan format:
Rp xxx.xxx.xxx
SECTION 02 — PETA EKOSISTEM DOUBLE TRACK
Buat visualisasi konseptual:
SEKOLAH → SISWA → KETERAMPILAN → KUS → PRODUK → TRANSAKSI → ALUMNI → KEMANDIRIAN
Gunakan data aktual dari file untuk mengisi setiap komponen.
Visualisasikan bahwa Double Track tidak hanya berupa pelatihan, tetapi membentuk ekosistem:
Skill → Product → Entrepreneurship → Income → Employment
Gunakan diagram alur editorial yang sederhana dan elegan.
SECTION 03 — PROFIL SEKOLAH
Buat tabel/visualisasi ranking sekolah berdasarkan data aktual.
Kolom utama:
| Sekolah | Rombel | Siswa | KUS | Alumni | Bekerja | Wirausaha | Realisasi Transaksi |
|---|
Jangan menghilangkan sekolah yang memiliki data tertentu bernilai 0.
Gunakan horizontal bar chart untuk membandingkan:
Jumlah siswa per sekolah
Jumlah KUS per sekolah
Realisasi transaksi per sekolah
Gunakan label angka langsung pada chart agar mudah dibaca dalam majalah.
SECTION 04 — KETERAMPILAN YANG BERKEMBANG
Gunakan kolom:
"Topik Keterampilan Double Track"
Kelompokkan dan tampilkan seluruh jenis keterampilan yang benar-benar terdapat dalam dataset.
Buat visualisasi:
Skill Landscape
dengan bentuk:
bubble chart,
tag cloud editorial,
atau horizontal bar chart.
Contoh kategori harus diambil dari data aktual, bukan dibuat berdasarkan asumsi.
Tampilkan keterampilan yang muncul seperti yang tercatat dalam file, termasuk kombinasi keterampilan dalam satu sekolah.
SECTION 05 — MESIN KEWIRAUSAHAAN
Visualisasikan:
TARGET TRANSAKSI vs REALISASI TRANSAKSI
Gunakan:
comparative bar chart,
progress indicator,
atau bullet chart.
Tampilkan:
Target Transaksi
dibandingkan dengan
Realisasi Transaksi
Jangan mengubah angka sumber.
Tambahkan breakdown per sekolah.
Buat visualisasi yang menunjukkan sekolah mana yang memiliki realisasi lebih tinggi/rendah dibandingkan target, tetapi jangan memberikan interpretasi yang tidak didukung data.
SECTION 06 — FESTIVAL RAMADHAN
Buat section editorial khusus:
FESTIVAL RAMADHAN
Gunakan data asli dari:
status pelaksanaan Festival Ramadhan,
produk paling laris,
jumlah transaksi Festival Ramadhan,
foto Festival Ramadhan.
Buat visual:
Produk yang Paling Laris
Gunakan kutipan/teks produk persis dari dataset.
Tampilkan jumlah transaksi Festival Ramadhan berdasarkan sekolah.
Jika tersedia foto pada URL Picture1 atau kolom foto Festival Ramadhan, gunakan sebagai hero image atau thumbnail.
SECTION 07 — ALUMNI
Buat visualisasi:
DARI SEKOLAH MENUJU DUNIA KERJA
Tampilkan:
Total Alumni
Alumni Bekerja
Alumni Wirausaha
Gunakan:
stacked bar / segmented bar
untuk memperlihatkan komposisi alumni berdasarkan data.
Buat juga perbandingan antar sekolah.
Jangan menganggap alumni yang tidak termasuk "bekerja" atau "wirausaha" sebagai kategori tertentu jika data tersebut tidak tersedia.
SECTION 08 — 9 INDIKATOR KINERJA
Buat visualisasi khusus untuk:
IKU 1–IKU 9
Gunakan persis sembilan indikator berikut yang terdapat pada dataset:
IKU 1: Pelaksanaan Pelatihan di Sekolah
IKU 2: Produk Hasil Pelatihan
IKU 3: Pemasaran Produk
IKU 4: Transaksi
IKU 5: Kemitraan DUDI
IKU 6: Kemandirian Alumni
IKU 7: Inovasi Trainer
IKU 8: Kontribusi Sekolah terhadap Masyarakat
IKU 9: Performa Keaktifan Sekolah
Visualisasikan distribusi:
Sangat Baik / Baik / Cukup / Kurang
Gunakan:
heatmap,
matrix,
atau stacked bar chart.
Buat tampilan seperti performance scorecard majalah.
Jangan mengganti kategori asli.
SECTION 09 — SCHOOL PROFILE CARDS
Buat card khusus untuk setiap sekolah.
Setiap card berisi:
Nama Sekolah
Foto sekolah jika tersedia.
Informasi:
Jumlah Rombel
Jumlah Siswa
Jumlah KUS
Total Alumni
Alumni Bekerja
Alumni Wirausaha
Target Transaksi
Realisasi Transaksi
Topik Keterampilan
Tambahkan tombol/link kecil:
Website
Media Sosial
Video Profil
Video Testimoni
jika URL tersedia dalam dataset.
SECTION 10 — CERITA DI BALIK DATA
Gunakan data teks:
Kendala yang dialami selama pelatihan
dan
Upaya yang akan dilaksanakan
Buat layout editorial:
TANTANGAN
Tampilkan ringkasan visual berdasarkan teks asli.
RESPON SEKOLAH
Tampilkan upaya yang dilakukan sekolah.
Namun jangan mengubah makna informasi.
Jika teks terlalu panjang, lakukan pemotongan visual/truncation, bukan mengubah isi menjadi fakta baru.
SECTION 11 — GALERI VISUAL
Buat gallery editorial menggunakan URL gambar yang tersedia.
Prioritaskan:
Picture1
Foto depan sekolah
Foto Festival Ramadhan
Layout:
1 large hero image + beberapa thumbnail
Gunakan caption:
Nama Sekolah
dan sumber data yang relevan.
Jangan membuat foto jika tidak tersedia.
SECTION 12 — TOP PERFORMER
Buat section:
HIGHLIGHTS OF TUBAN
Tampilkan sekolah dengan performa menonjol berdasarkan metrik yang benar-benar tersedia.
Gunakan beberapa kategori berbeda:
Siswa terbanyak
KUS terbanyak
Alumni terbanyak
Realisasi transaksi terbesar
Alumni bekerja terbanyak
Alumni wirausaha terbanyak
Jangan menggabungkan seluruh indikator menjadi skor baru, kecuali secara eksplisit diminta.
Tujuannya adalah menampilkan fakta dari dataset, bukan membuat ranking baru yang tidak terdapat dalam sumber.
INTERAKTIVITAS
Jika dashboard dibuat sebagai dashboard web interaktif, tambahkan filter:
Filter Sekolah
Filter Keterampilan
Filter Status Festival Ramadhan
Filter Kategori IKU
Semua chart dan KPI harus berubah berdasarkan filter.
Tambahkan:
Reset Filter
dan
Print / Export
untuk kebutuhan majalah atau dokumentasi.
RESPONSIVE DESIGN
Dashboard harus optimal pada:
Desktop
Tablet
A4 portrait
Mobile preview
Tetapi prioritas utama adalah layout editorial A4 portrait untuk majalah.
ATURAN VISUALISASI DATA
Gunakan chart yang mudah dibaca:
KPI cards
horizontal bar chart
stacked bar
donut chart secukupnya
heatmap
progress indicator
timeline/flow diagram
photo cards
Hindari:
pie chart terlalu banyak,
chart 3D,
dekorasi berlebihan,
dashboard yang penuh angka kecil,
warna terlalu banyak.
Setiap chart harus memiliki:
Judul + angka + label + konteks singkat.
DATA INTEGRITY
Buat sistem membaca dataset secara dinamis.
Struktur data harus mengikuti file:
Tuban.xlsx → Sheet1
Jangan mengubah struktur data sumber.
Jangan menghapus kolom.
Jangan mengubah nilai.
Jangan melakukan data cleaning yang mengubah data.
Jika ada duplikasi entri sekolah di file, tetap pertahankan data sebagai record sumber, tetapi pada KPI "Jumlah Sekolah" gunakan identitas sekolah unik jika metrik tersebut memang dimaksudkan sebagai jumlah sekolah.
Bedakan dengan jelas:
Jumlah Record
dan
Jumlah Sekolah Unik
jika diperlukan.
FOOTER
Buat footer minimalis:
DOUBLE TRACK TUBAN
Data Monitoring Program
Tambahkan catatan:
Sumber: Dataset Monitoring Double Track Kabupaten Tuban
Jangan menambahkan angka atau fakta yang tidak berasal dari dataset.
HASIL AKHIR
Hasil akhir harus terasa seperti:
"Data monitoring yang diubah menjadi storytelling visual untuk majalah."
Bukan sekadar dashboard administrasi.
Prioritaskan:
DATA → INSIGHT → STORY → VISUAL
dengan tetap mempertahankan integritas data asli.
Gunakan visual yang kuat, elegan, modern, bersih, dan layak publikasi majalah profesional.
PROMPT DESAIN DASHBOARD UTAMA / COVER SPREAD
Buat dashboard utama sekaligus cover spread majalah dengan judul:
DOUBLE TRACK TUBAN
Dari Skill Menuju Kemandirian
Gunakan data asli dari file Tuban.xlsx yang telah diunggah sebagai satu-satunya sumber data.
Dashboard ini bukan sekadar dashboard monitoring, tetapi harus terasa seperti halaman pembuka sebuah majalah profesional yang menceritakan perjalanan Double Track Kabupaten Tuban melalui data, manusia, keterampilan, kewirausahaan, dan dampak program.
1. PRINSIP UTAMA — DATA TIDAK BOLEH DIUBAH
Gunakan data dari Tuban.xlsx apa adanya.
WAJIB:
Jangan mengarang data.
Jangan mengganti angka.
Jangan mengoreksi nilai sumber.
Jangan menghapus record.
Jangan mengubah nama sekolah.
Jangan mengubah nama keterampilan.
Jangan mengubah kategori IKU.
Jangan membuat angka estimasi.
Jangan membuat data yang tidak tersedia.
Pertahankan nilai kosong sebagai kosong.
Gunakan URL dokumentasi yang tersedia dalam dataset.
Semua KPI harus berasal dari dataset.
Jika diperlukan perhitungan seperti total, rata-rata, persentase, atau jumlah sekolah unik, perhitungan harus dilakukan secara transparan dari data sumber.
2. KONSEP BESAR
Gunakan storytelling:
SKILL → PRODUCT → BUSINESS → MARKET → INCOME → INDEPENDENCE
Visualisasikan Double Track sebagai perjalanan:
Siswa
↓
Keterampilan
↓
Produk
↓
Kelompok Usaha Siswa
↓
Pemasaran
↓
Transaksi
↓
Alumni
↓
Bekerja / Berwirausaha
↓
Kemandirian
Jadikan alur ini sebagai visual backbone dashboard.
3. GAYA DESAIN
Gunakan gaya:
Premium Editorial Data Visualization
Referensi visual:
National Geographic
Harvard Business Review
Monocle
Fortune
modern annual report
premium education magazine
Karakter desain:
elegan
modern
human-centered
data-driven
inspiratif
clean
cinematic
editorial
profesional
Hindari tampilan seperti aplikasi administrasi sekolah.
Dashboard harus terlihat seperti cover story majalah, bukan halaman software monitoring biasa.
4. FORMAT
Prioritas:
A4 Portrait / Magazine Cover Spread
Gunakan resolusi tinggi dan layout yang siap digunakan untuk publikasi.
Grid editorial harus memiliki:
hero area
KPI area
data visualization area
story area
photo area
footer/source area
Gunakan whitespace yang cukup.
5. HERO SECTION
Buat bagian paling dominan di bagian atas.
Tampilkan judul:
DOUBLE TRACK TUBAN
Kemudian subjudul besar:
Dari Skill Menuju Kemandirian
Tambahkan tagline:
Ketika keterampilan di sekolah tumbuh menjadi produk, usaha, transaksi, dan peluang masa depan.
Gunakan foto dokumentasi terbaik yang tersedia dari dataset sebagai hero image.
Foto harus menjadi bagian dari storytelling, bukan sekadar dekorasi.
Jika terdapat beberapa foto yang tersedia, pilih foto yang paling relevan dengan aktivitas siswa, pelatihan, produk, atau kewirausahaan.
6. HERO KPI — "TUBAN DALAM ANGKA"
Tepat di bawah/di samping hero image, tampilkan KPI utama dalam typography besar.
Gunakan data aktual dari file untuk menghasilkan:
SEKOLAH
Jumlah sekolah unik dalam dataset.
SISWA
Total siswa berdasarkan data.
KUS
Total Kelompok Usaha Siswa.
ALUMNI
Total alumni.
BEKERJA
Jumlah alumni bekerja.
WIRAUSAHA
Jumlah alumni berwirausaha.
TRANSAKSI
Nilai transaksi berdasarkan data aktual.
Jangan memaksakan semua KPI jika kolom tertentu tidak tersedia.
Gunakan angka besar dengan label kecil.
Contoh gaya:
07
SEKOLAH
XXX
SISWA
XX
KUS
Rp XXX JUTA
TRANSAKSI
Angka contoh di atas hanya ilustrasi layout. Dashboard harus mengisi angka sebenarnya dari Tuban.xlsx.
7. VISUAL UTAMA — JOURNEY TO INDEPENDENCE
Buat diagram horizontal/vertikal yang menjadi ciri khas dashboard:
THE DOUBLE TRACK JOURNEY
SKILL
Keterampilan yang diperoleh siswa
↓
PRODUCT
Produk hasil pelatihan
↓
KUS
Kelompok Usaha Siswa
↓
MARKET
Pemasaran produk
↓
TRANSACTION
Transaksi
↓
ALUMNI
Lulusan program
↓
WORK / BUSINESS
Bekerja atau berwirausaha
Gunakan ikon sederhana dan typography besar.
Setiap tahap harus dikaitkan dengan data aktual dari dataset.
8. SCHOOL ECOSYSTEM
Buat visualisasi:
7 SEKOLAH, SATU EKOSISTEM
Tampilkan sekolah-sekolah yang terdapat dalam dataset.
Gunakan school profile cards atau horizontal comparison chart.
Setiap sekolah menampilkan:
Nama sekolah
Jumlah siswa
Jumlah KUS
Alumni
Alumni bekerja
Alumni wirausaha
Target transaksi
Realisasi transaksi
Jangan menggunakan ranking jika tidak diperlukan.
Fokus pada potret ekosistem.
9. SKILL LANDSCAPE
Buat section:
SKILL YANG TUMBUH DI TUBAN
Ambil seluruh jenis keterampilan dari kolom keterampilan pada dataset.
Visualisasikan menggunakan:
bubble chart
horizontal bar
skill cards
typographic cluster
Gunakan ukuran visual berdasarkan frekuensi kemunculan apabila perhitungannya memungkinkan.
Jangan membuat kategori keterampilan baru.
Nama keterampilan harus mengikuti data sumber.
10. ENTREPRENEURSHIP ENGINE
Buat section:
DARI KETERAMPILAN MENJADI USAHA
Visualisasikan:
Siswa → KUS → Produk → Transaksi
Tampilkan:
jumlah KUS
produk
target transaksi
realisasi transaksi
produk paling laris jika tersedia
Gunakan visualisasi yang mudah dipahami pembaca majalah.
11. TRANSACTION STORY
Buat visual:
DARI PRODUK MENJADI TRANSAKSI
Gunakan perbandingan:
TARGET TRANSAKSI
vs
REALISASI TRANSAKSI
Tampilkan dalam bentuk:
progress bar
bullet chart
comparative bar
Kemudian tampilkan breakdown berdasarkan sekolah.
Jika menghitung persentase pencapaian:
Realisasi ÷ Target × 100%
Pastikan target dan realisasi berasal langsung dari dataset.
12. ALUMNI IMPACT
Buat section:
SETELAH LULUS, KE MANA MEREKA MELANGKAH?
Visualisasikan:
ALUMNI
→ BEKERJA
→ BERWIRAUSAHA
Gunakan segmented bar atau donut sederhana.
Tampilkan angka aktual.
Jangan membuat asumsi terhadap alumni yang tidak masuk kategori tersebut.
13. IKU SCORECARD
Buat panel kecil:
PERFORMA DOUBLE TRACK
Gunakan IKU 1–IKU 9 dari dataset.
Tampilkan dalam bentuk:
IKU 1 — Pelaksanaan Pelatihan di Sekolah
IKU 2 — Produk Hasil Pelatihan
IKU 3 — Pemasaran Produk
IKU 4 — Transaksi
IKU 5 — Kemitraan DUDI
IKU 6 — Kemandirian Alumni
IKU 7 — Inovasi Trainer
IKU 8 — Kontribusi Sekolah terhadap Masyarakat
IKU 9 — Performa Keaktifan Sekolah
Gunakan warna indikator:
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Gunakan warna yang konsisten dan jangan mengubah kategori asli.
14. FESTIVAL RAMADHAN
Buat mini-feature:
MOMENTUM: FESTIVAL RAMADHAN
Tampilkan jika tersedia:
status Festival Ramadhan
produk paling laris
jumlah transaksi
dokumentasi foto
Gunakan satu foto terbaik sebagai visual kecil.
Jadikan bagian ini sebagai contoh bagaimana keterampilan siswa masuk ke aktivitas nyata.
15. DATA STORY / INSIGHT
Tambahkan panel:
WHAT THE DATA TELLS US
Tetapi jangan membuat opini atau klaim baru.
Insight harus berupa observasi langsung dari data.
Contoh struktur:
01 — SCALE
Data menunjukkan cakupan sekolah dan siswa yang tercatat dalam program.
02 — SKILL
Keterampilan yang dikembangkan menghasilkan beragam produk dan aktivitas usaha.
03 — BUSINESS
KUS menjadi salah satu penghubung antara pelatihan dan aktivitas transaksi.
04 — FUTURE
Data alumni memperlihatkan jalur setelah mengikuti program.
Teks final harus disesuaikan dengan data aktual.
16. PHOTO STORY
Gunakan dokumentasi yang tersedia di file.
Buat layout:
1 foto utama
2–4 foto kecil
Dengan caption:
Nama Sekolah
dan keterangan aktivitas jika tersedia.
Jangan menggunakan foto eksternal jika foto dokumentasi dari dataset tersedia.
17. TYPOGRAPHY
Gunakan kombinasi:
Headline
Font sans-serif editorial yang tebal dan modern.
Body
Font sans-serif yang sangat mudah dibaca.
Numbers
Gunakan font dengan karakter numerik kuat.
Hierarki:
DOUBLE TRACK TUBAN
paling dominan.
Dari Skill Menuju Kemandirian
menjadi headline kedua.
KPI menggunakan angka sangat besar.
18. WARNA
Gunakan palet profesional:
Deep Navy
Midnight Blue
White
Warm Gray
Light Gray
Gunakan satu warna aksen untuk:
KPI penting
highlight transaksi
highlight alumni
highlight keterampilan
Jangan menggunakan terlalu banyak warna.
19. KOMPOSISI COVER SPREAD
Gunakan struktur visual seperti berikut:
┌─────────────────────────────────────────────┐
│ │
│ DOUBLE TRACK TUBAN │
│ Dari Skill Menuju Kemandirian │
│ │
│ ┌─────────────────────────────────────┐ │
│ │ │ │
│ │ HERO PHOTO │ │
│ │ SISWA / AKTIVITAS │ │
│ │ │ │
│ └─────────────────────────────────────┘ │
│ │
│ SEKOLAH SISWA KUS ALUMNI │
│ XX XXX XX XXX │
│ │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ │
│ THE DOUBLE TRACK JOURNEY │
│ │
│ SKILL → PRODUCT → KUS → MARKET → │
│ TRANSACTION → ALUMNI → INDEPENDENCE │
│ │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ │
│ SKILL LANDSCAPE TRANSACTION │
│ [visual] TARGET vs REALISASI │
│ │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ │
│ ALUMNI IMPACT IKU SCORECARD │
│ Bekerja IKU 1–9 │
│ Wirausaha [visual] │
│ │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ │
│ FESTIVAL RAMADHAN / PHOTO STORY │
│ │
│ Sumber: Tuban.xlsx │
└─────────────────────────────────────────────┘
Struktur tersebut adalah panduan komposisi, bukan data yang harus dimasukkan secara literal.
20. HASIL AKHIR YANG DIINGINKAN
Dashboard harus memberikan kesan ketika pembaca membuka majalah:
"Ini bukan sekadar laporan program. Ini adalah cerita tentang bagaimana keterampilan siswa Tuban bergerak menjadi produk, usaha, transaksi, pekerjaan, dan kemandirian."
Prioritaskan storytelling:
PEOPLE → SKILL → PRODUCT → BUSINESS → MARKET → ALUMNI → INDEPENDENCE
Gunakan data asli Tuban.xlsx sebagai fondasi seluruh visualisasi.
Tidak boleh ada data fiktif. Tidak boleh ada angka contoh pada hasil akhir. Tidak boleh ada perubahan terhadap data sumber.
