Monev 2026

 



Buat dashboard utama horisontal siap cetak layout premium

DOUBLE TRACK
Dari Skill Menuju Kemandirian

Gunakan data asli dari file terupload yang telah diunggah sebagai satu-satunya sumber data.

Jangan mengubah data selain dari data terupload. 
Jangan mengarang data.
Jangan mengganti angka.
Jangan mengoreksi nilai sumber.
Jangan menghapus record.
Jangan mengubah nama sekolah.
Jangan mengubah nama keterampilan.

Dashboard ini bukan sekadar dashboard monitoring, tetapi harus terasa seperti halaman pembuka sebuah majalah profesional yang menceritakan perjalanan Double Track Kabupaten Tuban melalui data, manusia, keterampilan, kewirausahaan, dan dampak program.


Dari struktur data Tuban.xlsx, dashboard dapat dikembangkan menjadi beberapa sudut editorial. Saya menyarankan 15 macam judul dashboard berikut:

No.Judul DashboardFokus Utama
1Double Track Tuban: Dari Skill Menuju KemandirianGambaran keseluruhan program
2Tuban dalam Angka: Potret Double TrackKPI dan statistik utama
3School Performance DashboardPerbandingan performa sekolah
4Skill Landscape TubanPeta keterampilan yang dikembangkan
5Dari Pelatihan Menjadi ProdukPelatihan, produk, dan KUS
6Mesin Kewirausahaan SiswaKUS, produk, pemasaran, dan transaksi
7Dari Produk Menjadi TransaksiTarget vs realisasi transaksi
8Alumni Track: Dari Sekolah ke Dunia KerjaAlumni bekerja dan berwirausaha
9IKU Double Track TubanIKU 1–9 dan performa sekolah
10Festival Ramadhan: Etalase Kreativitas SiswaProduk dan transaksi Festival Ramadhan
117 Sekolah, Satu EkosistemProfil dan kontribusi sekolah
12Tuban Entrepreneurship MapEkosistem sekolah–skill–KUS–produk–pasar
13Double Track Impact DashboardDampak program terhadap siswa, alumni, dan ekonomi
14School to MarketPerjalanan dari keterampilan → produk → pasar
15The Story of Double Track TubanStorytelling lengkap berbasis data + foto

Untuk majalah, saya paling merekomendasikan 5 judul

1. DOUBLE TRACK TUBAN: Dari Skill Menuju Kemandirian
→ Cocok sebagai dashboard utama/cover spread.

2. TUBAN DALAM ANGKA: Potret Double Track
→ Cocok untuk halaman infografis statistik.

3. SCHOOL TO MARKET: Dari Keterampilan Menjadi Transaksi
→ Cocok untuk storytelling kewirausahaan siswa.

4. ALUMNI TRACK: Dari Sekolah ke Dunia Kerja
→ Cocok untuk mengangkat dampak program terhadap alumni.

5. IKU DOUBLE TRACK TUBAN: Mengukur Performa Sekolah
→ Cocok untuk halaman performance & monitoring.

Dengan demikian, satu file Tuban.xlsx dapat menghasilkan sekitar 15 dashboard editorial berbeda, tanpa perlu mengubah data sumber—yang berubah hanya sudut pandang, kombinasi indikator, dan storytelling visualnya.


PROMPT DESAIN DASHBOARD MAJALAH — DOUBLE TRACK KABUPATEN TUBAN

Buat sebuah dashboard editorial premium untuk majalah berdasarkan 100% data yang terdapat dalam file Tuban.xlsx yang telah diunggah.

ATURAN UTAMA DATA

JANGAN mengubah, mengarang, mengoreksi, menghapus, atau mengganti data asli dari file.

Gunakan data persis sebagaimana terdapat pada file Tuban.xlsx.

  • Jangan mengubah nama sekolah.

  • Jangan mengubah angka.

  • Jangan mengubah nilai transaksi.

  • Jangan mengubah nama program/keterampilan.

  • Jangan mengubah kategori IKU.

  • Jangan membuat data baru.

  • Jangan melakukan asumsi terhadap data yang kosong.

  • Nilai kosong tetap dianggap kosong.

  • Jangan mengganti nilai "Sangat Baik", "Baik", "Cukup", atau "Kurang".

  • Jangan melakukan normalisasi angka yang menyebabkan makna data berubah.

  • URL foto, video, website, media sosial, PDF, dan dokumentasi tetap berasal dari data asli.

  • Jika terdapat data yang tampak tidak lazim, tampilkan sesuai sumber, bukan diperbaiki secara manual.

Dashboard harus berfungsi sebagai visualisasi editorial, bukan sebagai sistem pengolahan atau perubahan data.


KONSEP VISUAL

Tema:

"DOUBLE TRACK TUBAN — Dari Keterampilan Menjadi Kemandirian"

Gaya desain:

  • Editorial magazine premium.

  • Modern.

  • Informatif.

  • Elegan.

  • Berbasis data.

  • Inspiratif.

  • Cocok untuk majalah pendidikan/profil program.

  • Nuansa seperti National Geographic + Harvard Business Review + Monocle.

  • Gunakan whitespace yang cukup.

  • Gunakan tipografi modern dan kuat.

  • Hindari tampilan dashboard software yang terlalu teknis.

  • Jangan menggunakan terlalu banyak warna.

  • Gunakan palet profesional dengan dominasi navy / deep blue, putih, abu-abu muda, dengan aksen warna hangat untuk highlight.

  • Gunakan card dengan sudut sedikit rounded.

  • Gunakan ikon sederhana dan konsisten.

  • Hindari efek 3D berlebihan.

  • Hindari gradient yang terlalu mencolok.

  • Gunakan visualisasi data yang bersih dan mudah dibaca.

Format utama:

A4 Portrait / editorial magazine dashboard

Resolusi tinggi untuk kebutuhan cetak.

Dashboard harus terlihat seperti halaman khusus laporan visual Double Track Kabupaten Tuban dalam sebuah majalah profesional.


HEADER

Buat header besar:

DOUBLE TRACK TUBAN

Subjudul:

Potret Ekosistem Keterampilan, Kewirausahaan, dan Kemandirian Alumni

Tambahkan keterangan kecil:

Data Monitoring Program — Kabupaten Tuban

Gunakan foto sekolah/program dari kolom dokumentasi yang tersedia sebagai elemen visual pendukung jika memungkinkan.


SECTION 01 — TUBAN DALAM ANGKA

Buat bagian hero infographic dengan angka utama dari dataset.

Tampilkan KPI dalam bentuk typography besar:

  • Jumlah Sekolah

  • Jumlah Siswa

  • Jumlah Rombel

  • Jumlah KUS

  • Jumlah Total Alumni

  • Alumni Bekerja

  • Alumni Wirausaha

  • Target Transaksi

  • Realisasi Transaksi

Angka harus dihitung langsung dari data file, bukan ditulis secara manual jika dashboard bersifat interaktif.

Gunakan format angka Indonesia yang mudah dibaca.

Untuk nilai rupiah gunakan format:

Rp xxx.xxx.xxx


SECTION 02 — PETA EKOSISTEM DOUBLE TRACK

Buat visualisasi konseptual:

SEKOLAH → SISWA → KETERAMPILAN → KUS → PRODUK → TRANSAKSI → ALUMNI → KEMANDIRIAN

Gunakan data aktual dari file untuk mengisi setiap komponen.

Visualisasikan bahwa Double Track tidak hanya berupa pelatihan, tetapi membentuk ekosistem:

Skill → Product → Entrepreneurship → Income → Employment

Gunakan diagram alur editorial yang sederhana dan elegan.


SECTION 03 — PROFIL SEKOLAH

Buat tabel/visualisasi ranking sekolah berdasarkan data aktual.

Kolom utama:

SekolahRombelSiswaKUSAlumniBekerjaWirausahaRealisasi Transaksi

Jangan menghilangkan sekolah yang memiliki data tertentu bernilai 0.

Gunakan horizontal bar chart untuk membandingkan:

  1. Jumlah siswa per sekolah

  2. Jumlah KUS per sekolah

  3. Realisasi transaksi per sekolah

Gunakan label angka langsung pada chart agar mudah dibaca dalam majalah.


SECTION 04 — KETERAMPILAN YANG BERKEMBANG

Gunakan kolom:

"Topik Keterampilan Double Track"

Kelompokkan dan tampilkan seluruh jenis keterampilan yang benar-benar terdapat dalam dataset.

Buat visualisasi:

Skill Landscape

dengan bentuk:

  • bubble chart,

  • tag cloud editorial,

  • atau horizontal bar chart.

Contoh kategori harus diambil dari data aktual, bukan dibuat berdasarkan asumsi.

Tampilkan keterampilan yang muncul seperti yang tercatat dalam file, termasuk kombinasi keterampilan dalam satu sekolah.


SECTION 05 — MESIN KEWIRAUSAHAAN

Visualisasikan:

TARGET TRANSAKSI vs REALISASI TRANSAKSI

Gunakan:

  • comparative bar chart,

  • progress indicator,

  • atau bullet chart.

Tampilkan:

Target Transaksi

dibandingkan dengan

Realisasi Transaksi

Jangan mengubah angka sumber.

Tambahkan breakdown per sekolah.

Buat visualisasi yang menunjukkan sekolah mana yang memiliki realisasi lebih tinggi/rendah dibandingkan target, tetapi jangan memberikan interpretasi yang tidak didukung data.


SECTION 06 — FESTIVAL RAMADHAN

Buat section editorial khusus:

FESTIVAL RAMADHAN

Gunakan data asli dari:

  • status pelaksanaan Festival Ramadhan,

  • produk paling laris,

  • jumlah transaksi Festival Ramadhan,

  • foto Festival Ramadhan.

Buat visual:

Produk yang Paling Laris

Gunakan kutipan/teks produk persis dari dataset.

Tampilkan jumlah transaksi Festival Ramadhan berdasarkan sekolah.

Jika tersedia foto pada URL Picture1 atau kolom foto Festival Ramadhan, gunakan sebagai hero image atau thumbnail.


SECTION 07 — ALUMNI

Buat visualisasi:

DARI SEKOLAH MENUJU DUNIA KERJA

Tampilkan:

  • Total Alumni

  • Alumni Bekerja

  • Alumni Wirausaha

Gunakan:

stacked bar / segmented bar

untuk memperlihatkan komposisi alumni berdasarkan data.

Buat juga perbandingan antar sekolah.

Jangan menganggap alumni yang tidak termasuk "bekerja" atau "wirausaha" sebagai kategori tertentu jika data tersebut tidak tersedia.


SECTION 08 — 9 INDIKATOR KINERJA

Buat visualisasi khusus untuk:

IKU 1–IKU 9

Gunakan persis sembilan indikator berikut yang terdapat pada dataset:

  • IKU 1: Pelaksanaan Pelatihan di Sekolah

  • IKU 2: Produk Hasil Pelatihan

  • IKU 3: Pemasaran Produk

  • IKU 4: Transaksi

  • IKU 5: Kemitraan DUDI

  • IKU 6: Kemandirian Alumni

  • IKU 7: Inovasi Trainer

  • IKU 8: Kontribusi Sekolah terhadap Masyarakat

  • IKU 9: Performa Keaktifan Sekolah

Visualisasikan distribusi:

Sangat Baik / Baik / Cukup / Kurang

Gunakan:

  • heatmap,

  • matrix,

  • atau stacked bar chart.

Buat tampilan seperti performance scorecard majalah.

Jangan mengganti kategori asli.


SECTION 09 — SCHOOL PROFILE CARDS

Buat card khusus untuk setiap sekolah.

Setiap card berisi:

Nama Sekolah

Foto sekolah jika tersedia.

Informasi:

  • Jumlah Rombel

  • Jumlah Siswa

  • Jumlah KUS

  • Total Alumni

  • Alumni Bekerja

  • Alumni Wirausaha

  • Target Transaksi

  • Realisasi Transaksi

  • Topik Keterampilan

Tambahkan tombol/link kecil:

Website

Media Sosial

Video Profil

Video Testimoni

jika URL tersedia dalam dataset.


SECTION 10 — CERITA DI BALIK DATA

Gunakan data teks:

Kendala yang dialami selama pelatihan

dan

Upaya yang akan dilaksanakan

Buat layout editorial:

TANTANGAN

Tampilkan ringkasan visual berdasarkan teks asli.

RESPON SEKOLAH

Tampilkan upaya yang dilakukan sekolah.

Namun jangan mengubah makna informasi.

Jika teks terlalu panjang, lakukan pemotongan visual/truncation, bukan mengubah isi menjadi fakta baru.


SECTION 11 — GALERI VISUAL

Buat gallery editorial menggunakan URL gambar yang tersedia.

Prioritaskan:

  1. Picture1

  2. Foto depan sekolah

  3. Foto Festival Ramadhan

Layout:

1 large hero image + beberapa thumbnail

Gunakan caption:

Nama Sekolah

dan sumber data yang relevan.

Jangan membuat foto jika tidak tersedia.


SECTION 12 — TOP PERFORMER

Buat section:

HIGHLIGHTS OF TUBAN

Tampilkan sekolah dengan performa menonjol berdasarkan metrik yang benar-benar tersedia.

Gunakan beberapa kategori berbeda:

  • Siswa terbanyak

  • KUS terbanyak

  • Alumni terbanyak

  • Realisasi transaksi terbesar

  • Alumni bekerja terbanyak

  • Alumni wirausaha terbanyak

Jangan menggabungkan seluruh indikator menjadi skor baru, kecuali secara eksplisit diminta.

Tujuannya adalah menampilkan fakta dari dataset, bukan membuat ranking baru yang tidak terdapat dalam sumber.


INTERAKTIVITAS

Jika dashboard dibuat sebagai dashboard web interaktif, tambahkan filter:

Filter Sekolah

Filter Keterampilan

Filter Status Festival Ramadhan

Filter Kategori IKU

Semua chart dan KPI harus berubah berdasarkan filter.

Tambahkan:

Reset Filter

dan

Print / Export

untuk kebutuhan majalah atau dokumentasi.


RESPONSIVE DESIGN

Dashboard harus optimal pada:

  • Desktop

  • Tablet

  • A4 portrait

  • Mobile preview

Tetapi prioritas utama adalah layout editorial A4 portrait untuk majalah.


ATURAN VISUALISASI DATA

Gunakan chart yang mudah dibaca:

  • KPI cards

  • horizontal bar chart

  • stacked bar

  • donut chart secukupnya

  • heatmap

  • progress indicator

  • timeline/flow diagram

  • photo cards

Hindari:

  • pie chart terlalu banyak,

  • chart 3D,

  • dekorasi berlebihan,

  • dashboard yang penuh angka kecil,

  • warna terlalu banyak.

Setiap chart harus memiliki:

Judul + angka + label + konteks singkat.


DATA INTEGRITY

Buat sistem membaca dataset secara dinamis.

Struktur data harus mengikuti file:

Tuban.xlsx → Sheet1

Jangan mengubah struktur data sumber.

Jangan menghapus kolom.

Jangan mengubah nilai.

Jangan melakukan data cleaning yang mengubah data.

Jika ada duplikasi entri sekolah di file, tetap pertahankan data sebagai record sumber, tetapi pada KPI "Jumlah Sekolah" gunakan identitas sekolah unik jika metrik tersebut memang dimaksudkan sebagai jumlah sekolah.

Bedakan dengan jelas:

Jumlah Record

dan

Jumlah Sekolah Unik

jika diperlukan.


FOOTER

Buat footer minimalis:

DOUBLE TRACK TUBAN

Data Monitoring Program

Tambahkan catatan:

Sumber: Dataset Monitoring Double Track Kabupaten Tuban

Jangan menambahkan angka atau fakta yang tidak berasal dari dataset.


HASIL AKHIR

Hasil akhir harus terasa seperti:

"Data monitoring yang diubah menjadi storytelling visual untuk majalah."

Bukan sekadar dashboard administrasi.

Prioritaskan:

DATA → INSIGHT → STORY → VISUAL

dengan tetap mempertahankan integritas data asli.

Gunakan visual yang kuat, elegan, modern, bersih, dan layak publikasi majalah profesional.


PROMPT DESAIN DASHBOARD UTAMA / COVER SPREAD

Buat dashboard utama sekaligus cover spread majalah dengan judul:

DOUBLE TRACK TUBAN

Dari Skill Menuju Kemandirian

Gunakan data asli dari file Tuban.xlsx yang telah diunggah sebagai satu-satunya sumber data.

Dashboard ini bukan sekadar dashboard monitoring, tetapi harus terasa seperti halaman pembuka sebuah majalah profesional yang menceritakan perjalanan Double Track Kabupaten Tuban melalui data, manusia, keterampilan, kewirausahaan, dan dampak program.


1. PRINSIP UTAMA — DATA TIDAK BOLEH DIUBAH

Gunakan data dari Tuban.xlsx apa adanya.

WAJIB:

  • Jangan mengarang data.

  • Jangan mengganti angka.

  • Jangan mengoreksi nilai sumber.

  • Jangan menghapus record.

  • Jangan mengubah nama sekolah.

  • Jangan mengubah nama keterampilan.

  • Jangan mengubah kategori IKU.

  • Jangan membuat angka estimasi.

  • Jangan membuat data yang tidak tersedia.

  • Pertahankan nilai kosong sebagai kosong.

  • Gunakan URL dokumentasi yang tersedia dalam dataset.

  • Semua KPI harus berasal dari dataset.

Jika diperlukan perhitungan seperti total, rata-rata, persentase, atau jumlah sekolah unik, perhitungan harus dilakukan secara transparan dari data sumber.


2. KONSEP BESAR

Gunakan storytelling:

SKILL → PRODUCT → BUSINESS → MARKET → INCOME → INDEPENDENCE

Visualisasikan Double Track sebagai perjalanan:

Siswa

Keterampilan

Produk

Kelompok Usaha Siswa

Pemasaran

Transaksi

Alumni

Bekerja / Berwirausaha

Kemandirian

Jadikan alur ini sebagai visual backbone dashboard.


3. GAYA DESAIN

Gunakan gaya:

Premium Editorial Data Visualization

Referensi visual:

  • National Geographic

  • Harvard Business Review

  • Monocle

  • Fortune

  • modern annual report

  • premium education magazine

Karakter desain:

  • elegan

  • modern

  • human-centered

  • data-driven

  • inspiratif

  • clean

  • cinematic

  • editorial

  • profesional

Hindari tampilan seperti aplikasi administrasi sekolah.

Dashboard harus terlihat seperti cover story majalah, bukan halaman software monitoring biasa.


4. FORMAT

Prioritas:

A4 Portrait / Magazine Cover Spread

Gunakan resolusi tinggi dan layout yang siap digunakan untuk publikasi.

Grid editorial harus memiliki:

  • hero area

  • KPI area

  • data visualization area

  • story area

  • photo area

  • footer/source area

Gunakan whitespace yang cukup.


5. HERO SECTION

Buat bagian paling dominan di bagian atas.

Tampilkan judul:

DOUBLE TRACK TUBAN

Kemudian subjudul besar:

Dari Skill Menuju Kemandirian

Tambahkan tagline:

Ketika keterampilan di sekolah tumbuh menjadi produk, usaha, transaksi, dan peluang masa depan.

Gunakan foto dokumentasi terbaik yang tersedia dari dataset sebagai hero image.

Foto harus menjadi bagian dari storytelling, bukan sekadar dekorasi.

Jika terdapat beberapa foto yang tersedia, pilih foto yang paling relevan dengan aktivitas siswa, pelatihan, produk, atau kewirausahaan.


6. HERO KPI — "TUBAN DALAM ANGKA"

Tepat di bawah/di samping hero image, tampilkan KPI utama dalam typography besar.

Gunakan data aktual dari file untuk menghasilkan:

SEKOLAH

Jumlah sekolah unik dalam dataset.

SISWA

Total siswa berdasarkan data.

KUS

Total Kelompok Usaha Siswa.

ALUMNI

Total alumni.

BEKERJA

Jumlah alumni bekerja.

WIRAUSAHA

Jumlah alumni berwirausaha.

TRANSAKSI

Nilai transaksi berdasarkan data aktual.

Jangan memaksakan semua KPI jika kolom tertentu tidak tersedia.

Gunakan angka besar dengan label kecil.

Contoh gaya:

07
SEKOLAH

XXX
SISWA

XX
KUS

Rp XXX JUTA
TRANSAKSI

Angka contoh di atas hanya ilustrasi layout. Dashboard harus mengisi angka sebenarnya dari Tuban.xlsx.


7. VISUAL UTAMA — JOURNEY TO INDEPENDENCE

Buat diagram horizontal/vertikal yang menjadi ciri khas dashboard:

THE DOUBLE TRACK JOURNEY

SKILL

Keterampilan yang diperoleh siswa

PRODUCT

Produk hasil pelatihan

KUS

Kelompok Usaha Siswa

MARKET

Pemasaran produk

TRANSACTION

Transaksi

ALUMNI

Lulusan program

WORK / BUSINESS

Bekerja atau berwirausaha

Gunakan ikon sederhana dan typography besar.

Setiap tahap harus dikaitkan dengan data aktual dari dataset.


8. SCHOOL ECOSYSTEM

Buat visualisasi:

7 SEKOLAH, SATU EKOSISTEM

Tampilkan sekolah-sekolah yang terdapat dalam dataset.

Gunakan school profile cards atau horizontal comparison chart.

Setiap sekolah menampilkan:

  • Nama sekolah

  • Jumlah siswa

  • Jumlah KUS

  • Alumni

  • Alumni bekerja

  • Alumni wirausaha

  • Target transaksi

  • Realisasi transaksi

Jangan menggunakan ranking jika tidak diperlukan.

Fokus pada potret ekosistem.


9. SKILL LANDSCAPE

Buat section:

SKILL YANG TUMBUH DI TUBAN

Ambil seluruh jenis keterampilan dari kolom keterampilan pada dataset.

Visualisasikan menggunakan:

  • bubble chart

  • horizontal bar

  • skill cards

  • typographic cluster

Gunakan ukuran visual berdasarkan frekuensi kemunculan apabila perhitungannya memungkinkan.

Jangan membuat kategori keterampilan baru.

Nama keterampilan harus mengikuti data sumber.


10. ENTREPRENEURSHIP ENGINE

Buat section:

DARI KETERAMPILAN MENJADI USAHA

Visualisasikan:

Siswa → KUS → Produk → Transaksi

Tampilkan:

  • jumlah KUS

  • produk

  • target transaksi

  • realisasi transaksi

  • produk paling laris jika tersedia

Gunakan visualisasi yang mudah dipahami pembaca majalah.


11. TRANSACTION STORY

Buat visual:

DARI PRODUK MENJADI TRANSAKSI

Gunakan perbandingan:

TARGET TRANSAKSI

vs

REALISASI TRANSAKSI

Tampilkan dalam bentuk:

  • progress bar

  • bullet chart

  • comparative bar

Kemudian tampilkan breakdown berdasarkan sekolah.

Jika menghitung persentase pencapaian:

Realisasi ÷ Target × 100%

Pastikan target dan realisasi berasal langsung dari dataset.


12. ALUMNI IMPACT

Buat section:

SETELAH LULUS, KE MANA MEREKA MELANGKAH?

Visualisasikan:

ALUMNI

BEKERJA

BERWIRAUSAHA

Gunakan segmented bar atau donut sederhana.

Tampilkan angka aktual.

Jangan membuat asumsi terhadap alumni yang tidak masuk kategori tersebut.


13. IKU SCORECARD

Buat panel kecil:

PERFORMA DOUBLE TRACK

Gunakan IKU 1–IKU 9 dari dataset.

Tampilkan dalam bentuk:

IKU 1 — Pelaksanaan Pelatihan di Sekolah

IKU 2 — Produk Hasil Pelatihan

IKU 3 — Pemasaran Produk

IKU 4 — Transaksi

IKU 5 — Kemitraan DUDI

IKU 6 — Kemandirian Alumni

IKU 7 — Inovasi Trainer

IKU 8 — Kontribusi Sekolah terhadap Masyarakat

IKU 9 — Performa Keaktifan Sekolah

Gunakan warna indikator:

  • Sangat Baik

  • Baik

  • Cukup

  • Kurang

Gunakan warna yang konsisten dan jangan mengubah kategori asli.


14. FESTIVAL RAMADHAN

Buat mini-feature:

MOMENTUM: FESTIVAL RAMADHAN

Tampilkan jika tersedia:

  • status Festival Ramadhan

  • produk paling laris

  • jumlah transaksi

  • dokumentasi foto

Gunakan satu foto terbaik sebagai visual kecil.

Jadikan bagian ini sebagai contoh bagaimana keterampilan siswa masuk ke aktivitas nyata.


15. DATA STORY / INSIGHT

Tambahkan panel:

WHAT THE DATA TELLS US

Tetapi jangan membuat opini atau klaim baru.

Insight harus berupa observasi langsung dari data.

Contoh struktur:

01 — SCALE
Data menunjukkan cakupan sekolah dan siswa yang tercatat dalam program.

02 — SKILL
Keterampilan yang dikembangkan menghasilkan beragam produk dan aktivitas usaha.

03 — BUSINESS
KUS menjadi salah satu penghubung antara pelatihan dan aktivitas transaksi.

04 — FUTURE
Data alumni memperlihatkan jalur setelah mengikuti program.

Teks final harus disesuaikan dengan data aktual.


16. PHOTO STORY

Gunakan dokumentasi yang tersedia di file.

Buat layout:

1 foto utama

2–4 foto kecil

Dengan caption:

Nama Sekolah

dan keterangan aktivitas jika tersedia.

Jangan menggunakan foto eksternal jika foto dokumentasi dari dataset tersedia.


17. TYPOGRAPHY

Gunakan kombinasi:

Headline

Font sans-serif editorial yang tebal dan modern.

Body

Font sans-serif yang sangat mudah dibaca.

Numbers

Gunakan font dengan karakter numerik kuat.

Hierarki:

DOUBLE TRACK TUBAN
paling dominan.

Dari Skill Menuju Kemandirian
menjadi headline kedua.

KPI menggunakan angka sangat besar.


18. WARNA

Gunakan palet profesional:

  • Deep Navy

  • Midnight Blue

  • White

  • Warm Gray

  • Light Gray

Gunakan satu warna aksen untuk:

  • KPI penting

  • highlight transaksi

  • highlight alumni

  • highlight keterampilan

Jangan menggunakan terlalu banyak warna.


19. KOMPOSISI COVER SPREAD

Gunakan struktur visual seperti berikut:

┌─────────────────────────────────────────────┐
│                                             │
│          DOUBLE TRACK TUBAN                 │
│          Dari Skill Menuju Kemandirian      │
│                                             │
│   ┌─────────────────────────────────────┐   │
│   │                                     │   │
│   │          HERO PHOTO                 │   │
│   │        SISWA / AKTIVITAS            │   │
│   │                                     │   │
│   └─────────────────────────────────────┘   │
│                                             │
│   SEKOLAH    SISWA    KUS    ALUMNI        │
│     XX        XXX      XX      XXX         │
│                                             │
├─────────────────────────────────────────────┤
│                                             │
│       THE DOUBLE TRACK JOURNEY              │
│                                             │
│  SKILL → PRODUCT → KUS → MARKET →           │
│  TRANSACTION → ALUMNI → INDEPENDENCE        │
│                                             │
├─────────────────────────────────────────────┤
│                                             │
│  SKILL LANDSCAPE       TRANSACTION          │
│  [visual]              TARGET vs REALISASI  │
│                                             │
├─────────────────────────────────────────────┤
│                                             │
│  ALUMNI IMPACT        IKU SCORECARD         │
│  Bekerja               IKU 1–9              │
│  Wirausaha             [visual]             │
│                                             │
├─────────────────────────────────────────────┤
│                                             │
│       FESTIVAL RAMADHAN / PHOTO STORY      │
│                                             │
│       Sumber: Tuban.xlsx                    │
└─────────────────────────────────────────────┘

Struktur tersebut adalah panduan komposisi, bukan data yang harus dimasukkan secara literal.


20. HASIL AKHIR YANG DIINGINKAN

Dashboard harus memberikan kesan ketika pembaca membuka majalah:

"Ini bukan sekadar laporan program. Ini adalah cerita tentang bagaimana keterampilan siswa Tuban bergerak menjadi produk, usaha, transaksi, pekerjaan, dan kemandirian."

Prioritaskan storytelling:

PEOPLE → SKILL → PRODUCT → BUSINESS → MARKET → ALUMNI → INDEPENDENCE

Gunakan data asli Tuban.xlsx sebagai fondasi seluruh visualisasi.

Tidak boleh ada data fiktif. Tidak boleh ada angka contoh pada hasil akhir. Tidak boleh ada perubahan terhadap data sumber.


Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »